Monday, January 25, 2016

REVIEW KAMERA SMARTPHONE 3G LENOVO A1000

REVIEW KAMERA SMARTPHONE 3G LENOVO A1000

Review Kamera Lenovo A1000 – Halo viewer!  Bertemu lagi dengan kami admin blog review smartphone. Kesempatan kali ini akan dibahas review kamera Lenovo A1000, sebagai smartphone kelas entry-level memang ponsel 3G Lenovo A1000 ini hanya mengandalkan kamera 5 megapiksel fixed focus ....

Spesifikasi Kamera Lenovo A1000

Seperti yang sudah di bahas diatas, spesifikasi kamera smartphone Lenovo A1000 ini memang sama sekali tidak istimewa. Lenovo membekali A1000 ini dengan kamera belakang resolusi 5 megapiksel dengan aperture f/2.8, cukup standar di kelasnya. Sayangnya pabrikan Tiongkok ini nggak kasih fasilitas autofokus, jadi fixed focus… Lha apa pengaruhnya fixed focus atau autofokus? Pengaruhnya, kita tidak bisa mengambil gambar dengan fokus obyek tertentu, terutama macro… Beruntung, lenovo A1000 ini masih dikasih LED flash buat mengambil gambar malem-malem biar lebih jelas 

Kamera depan Lenovo A1000 resolusinya cuma 0,3 megapiksel alias VGA. Jelas, spesifikasi seperti ini tidak memenuhi syarat untuk selfie. Bukan berarti kamera Lenovo A1000 nggak bisa untuk foto selfie Cuma kalau dipake foto selfie, hasilnya agak burem .

 Kamera belakang Lenovo A1000 ini bisa dipakai buat merekam video hingga resolusi full HD @20fps, meski suaranya mono. Kalau kamera depan, Lenovo A1000 ini bisa rekam video dengan kualitas VGA, yah lumayan lah… Daripana lumanyun?  Melihat spesifikasi yang diusung, jangan banyak berharap dengan review kamera Lenovo A1000.

Antar Muka Lenovo A1000

Pada review kamera Lenovo A1000 kali ini menggunakan aplikasi kamera bawaan. Selama ini memang jarang banget pakai aplikasi alternatif seperti Google Camera untuk acara review kayak gini hehehehe.. Tampilan antarmuka aplikasi kamera Lenovo A1000 ini relatif standar, tetapi agak berbeda jika dibandingkan dengan saudaranya seperti Lenovo A6000.

Saat kita buka aplikasi kamera bawaan Lenovo A1000, kita akan disuguhi skema tampilan yang nggak jauh beda sama aplikasi kamera lainnya yang terbagi menjadi tiga bagian, panel kanan dan kiri, serta viewfinder. Panel kiri terdapat tombol pengaturan LED flash (off, auto, on), HDR (High Dynamic Range), dan tombol switch ke kamera depan.

Sedangkan panel kiri terdapat tiga buah pilihan mode, yakni Photo, Video, dan Panorama. Kita bisa pindah mode cukup dengan swipe layar ke kanan dan kiri. Masih di panel kanan, terdapat tombol Setting, Shutter kamera, dan shortcut ke galeri.

Sama seperti kamera smartphone entry-level lainnya, review kamera Lenovo A1000 ini memang tidak menawarkan banyak fitur kostumisasi.  Setidaknya, Lenovo kasih beberapa mode Scene yang dapat kita pilih sesuai kebutuhan sepertii Auto, Night, Action, Portrait, dan Landscape.

Ada efek warna atau semacam filter yakni ada Mono, Negative, dan Sepia. Ada beberapa parameter yang dapat diatur pada kamera Lenovo A1000, yakni Picture Size, Picture Quality, White Balance, Exposure, ISO, dan image adjusment (Brightness, Contrast, Saturation).

Review Kamera Lenovo A1000

Berdasarkan hasil review kamera Lenovo A1000 di atas, memang kamera smartphone ini sesuai harganya. Ketika digunakan untuk memotret pada siang hari dengan kondisi cahaya yang banyak, kamera Lenovo A1000 mampu bekerja dengan sebagaimana mestinya.

Hasil jepretan kamera 5 megapikselnya sebenarnya agak mengecewakan. Warna yang dihasilkan foto ponsel Lenovo A1000 ini tidak konsisten, kadang akurat, kadang oversaturated dan agak melenceng, kadang agak pudar. Hasil fotonya tidak terlalu tajam, noise agak terlihat, dan detailnya agak kurang. Sedangkan mode HDR yang disediakan oleh kamera Lenovo A1000 ini ternyata mampu
menghasilkan efek yang cukup signifikan. Mode ini mampu membuat warna tanaman dan daun menjadi lebih segar dan meningkatkan kecerahan pada bagian-bagian bayangan. Konsekuensi menggunakan mode ini adalah prosesnya agak lama.

Kamera utama Lenovo A1000 ini untuk memotret macro atau close up. Hasilnya bisa ditebak, nggak bakal jadi macro. Hal ini sangat bisa dimaklumi mengingat kamera utama smartphone Lenovo A1000 ini fixed focus. Ketika digunakan untuk memotret jarak dekat, maka subyek foto bakal ngeblur dan malah backgroundnya yang lebih jelas. Penggemar foto macro tentu nggak bakal milih smartphone Lenovo A1000 ini.

Pada review kamera Lenovo A1000 pada malam hari, ternyata tak kalah mengecewakan. Hasil jepretan kameranya gelap, noise bejibun, dan kehilangan detail. Jika dibandingkan dengan Huawei Y3 Batik yang harganya lebih murah, jelas performa kamera Lenovo A1000 kalah telak di semua sektor. Lain kali, Lenovo musti kasih kamera yang lebih mumpuni, setidaknya setara dengan Huawei.

LED flash yang diusung oleh Lenovo A1000 ini terbilang standar di kelas entry-level. Hasil foto menggunakan LED flash memang lebih terang dan subyek yang dipotret juga kelihatan. Sayangnya, noise yang muncul masih cukup tinggi dan detailnya juga kurang. Warna yang dihasilkan juga sedikit oversaturated seperti pada foto pohon pepaya di atas.

Kamera depan ponsel Lenovo A1000 yang berkekuatan VGA ini hasil jepretannya mengecewakan. Foto yang dihasilkan kabur dan agak berkabut. Meski demikian, kamera depan Lenovo A1000 masih laik kok buat video chat. Sampai di sini dulu review kamera Lenovo A1000 kali ini, semoga bermanfaat bagi Pembaca semua.

Friday, January 15, 2016

REVIEW KAMERA XIAOMI MI 4C SMARTPHONE 13 MEGAPIXEL

Review Kamera Xiaomi Mi 4c

Review Kamera Xiaomi Mi 4c – Hallo viewer pada kesempatan kali ini kami bahas review kamera Xiaomi Mi 4c, smartphone yang bisa dikatakan sebagai penyempurna dari seri Xiaomi Mi 4i ini. Seri Mi 4c masih dibekali dengan kamera terbaik di kelasnya dengan dukungan teknologi sensor Sony Exmor RS IMX258. Berbicara mengenai sensor, jelas sensor yang dipakai Xiaomi Mi 4c ini lebih baru dari kakakanya yang lebih dulu.

SPESIFIKASI KAMERA XIAOMI MI 4C

Seperti apa sih spesifikasi kamera smartphone Xiaomi Mi 4c? Seperti yang sudah dibahas di atas, Xiaomi Mi 4c sekilas mirip dengan Mi 4i. Xiaomi membekali smartphone Mi 4c ini dengan kamera belakang dengan resolusi 13 megapiksel dengan menggunakan sensor Sony Exmor RS IMX258 berukuran 1/3.06 inci yang ditandemkan dengan lima elemen lensa dengan aperture f/2.0.
Salah satu kelebihan kamera Xiaomi Mi 4c dibanding Mi 4i ini adalah hadirnya fitur phase-detection autofocus. Fitur phase-detection autofocus atau yang sering disebut dengan PDAF ini mampu meningkatkan kecepatan fokus secara signifikan jika dibandingkan dengan autofokus biasa yang berbasis kontras. Xiaomi juga membekali kamera belakang Mi 4c dengan dual-tone LED flash, sama seperti Mi 4i.


Spesifikasi kamera depan smartphone Xiaomi Mi 4c ini sama persis dengan Xiaomi Redmi Note 2. Ponsel 4G LTE Mi 4c yang menggunakan nama sandi Libra ini dibekali dengan kamera depan berkekuatan 5 megapiksel yang menggunakan sensor OmniVision OV5670 dengan aperture f/2.0, fixed focus. Secara umum, sudah bagus digunakan untuk foto selfie dalam segala kondisi dan lokasi. Baik kamera depan maupun kamera belakang Xiaomi Mi 4c mampu merekam video full HD.

ANTARMUKA KAMERA XIAOMI MI 4C

Tampilan antarmuka kamera Xiaomi Mi 4c ini sama seperti jajaran smartphone Xiaomi lainnya. Antarmuka aplikasi kamera pada Xiaomi Mi 4c ini terdiri dari dua bagian, yakni viewfinder dan panel kontrol. Panel kontrol dengan background hitam  Xiaomi Mi 4c memang mengusung background hitam dan agak memakan ‘jatah’ viewfinder.
Akan tetapi panel tersebut bisa jadi transparan kalau kita set aspek rasio foto dari 4:3 ke 16:9, dengan konsekuensi resolusinya sedikit turun dan menghasilkan foto yang lebar atau wide.
Sedangkan pada panel kontrol terdapat tombol untuk mengatur LED flash yang berlambang kilat, ketika kita sentuh maka akan muncul opsi Auto, On, Off, dan Torch. Kemudian juga terdapat tombol HDR (High Dynamic Range) dengn opsi Auto, on, atau off, serta tombol switch ke kamera depan. Selain itu, juga terdapat tombol mode video, tombol shutter kamera , dan tombol shortcut untuk mengakses galeri.

Sama seperti smartphone Xiaomi lainnya, aplikasi kamera Xiaomi Redmi Note 2 ini menyediakan fasilitas filter yang dapat diakses dengan menyapu layar dari arah kanan ke kiri. Sedangkan untuk mengakses mode kamera cukup menyapu layar dari kiri ke kanan, lamayan gampang bray Sarcastic smile Bereda dengan Xiaomi Redmi Note 2, kamera  Xiaomi  Mi 4c ini menawarkan fitur yang lebih banyak dan terdiri dari 9 mode, yakni Audio, Beautify, Fish Eye, Timer, Gradient, Tilt Shift, Panorama, Manual, dan HHT (Hand Held Twilight).
Sayangnya, mode Refocus yang ada di  Xiaomi Mi 4i malah tidak ditemui di Mi 4c ini. Mode manual menyediakan beberapa pengaturan seperti White Balance, Focus, Exposure Time, dan ISO. Sayangnya, Exposure Time atau Shutter Speed paling lama Mi 4c hanya 1/2 detik saja.
Mode Fish Eye Xiaomi Mi 4i  menghasilkan foto dengan efek cembung … Sedangkan mode Gradient, ternyata hasilny foto  agak miring, Sedangkan Tilt Shift itu cuma efek blur pada kanan dan kiri obyek yang telah ditentukan.
Fasilitas filter yang disediakan pada Xiaomi Mi 4c ini sama seperti Redmi Note 2 kemarin, yakni hadir dengan 12 jenis filter yang terdiri dari Mono, Vivid, Yesteryear, Blur, Fish Eye, Mosaic, Dawn, Japanese, Autumm, Indigo, Normal, dan Mirror.
Sedeangkan pada bagian video, kita juga disuguhi dua mode, yakni Slow-motion dan Time-lapse. Xiaomi Mi 4c ini juga dilengkapi dengan fitur Quick snap mode yang bila diaktifkan, kita dapat mengakses kamera dengan menekan tombol volume down agak lama untuk mengakses kamera, kemudian memencetnya lagi untuk mengambil foto. Sayangnya, nggak ada pengaturan resolusi, sehingga kita memotret dengan resolusi penuh terus gan, 13 megapiksel. Secara umum, tampilan antarmuka aplikasi kamera pada review kamera Xiaomi Mi 4c ini cukup mudah digunakan.

REVIEW KAMERA BELAKANG XIAOMI MI 4C

KAMERA BELAKANG XIAOMI MI 4C

Hal yang paling mencolok pada kamera Xiaomi Mi 4c dibanding Mi 4i adalah kecepatan fokusnya. Mi 4c aka Libra ini menawarkan kecepatan fokus yang jauh lebih cepat dari Mi 4i, bahkan pada kondisi kurang cahaya sekalipun. Pada fitur phase-detection autofokus atau PDAF memiliki andil besar di sini. Mi 4c juga lebih cepat ketimbang Redmi Note 2 soal kecepatan fokus, meski sama-sama mengusung fitur PDAF.
Pada kondisi siang hari yang mana cahaya melimpah. Kamera Xiaomi Mi 4c mampu menghasilkan foto yang detail yang cukup tinggi, warna yang akurat, noise rendah, dan tajam.
Salah satu fitur dari kamera Xiaomi Mi 4c ini adalah HDR (High Dynamic Range). Penggunaan HDR ini membuat bayangan-bayangan pada foto menjadi lebih cerah, meminimalkan overekspose pada beberapa bagian (biasanya pada langit), dan membuat warna lebih vivid.
Kemampuan foto macro menjadi salah satu yang menonjol pada review kamera Xiaomi Mi 4c ini. Karena smartphone 4G LTE ini mewarisi kemampuan foto macro yang mantap dari Mi 4i, bahkan hasilnya lebih baik lagi. Kecepatan fokus kamera Mi 4c saat memotret macro sangat cepat .
Detail yang dihasilkan foto sangat tinggi, warna yang mantap, tajam. Noise yang dihasilkan juga sangat minim
Kemampuan kamera Xiaomi Mi 4c ini pada malam hari mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan Xiaomi Mi 4i pada kondisi kurang cahaya atau waktu malam. Kecepatan fokus saat malam memang lebih lambat daripada pas kondisi banyak cahaya.
Hasil foto kamera Xiaomi Mi 4c malam hari cukup terang, obyek terlihat dengan jelas dengan detail yang mengalami penurunan. Noise yang muncul juga lebih banyak, tetapi masih bisa ditoleransi. Warna yang dihasilkan agak pudar. Jika dibandingkan dengan Xiaomi Mi 4i, jelas jepretan kamera Xiaomi Mi 4c ini lebih terang dan detail.
Performa terburuk kamera Xiaomi Mi 4c ini adalah ketika LED flash digunakan pada malam hari.  Obyek yang dipotret memang terlihat lebih jelas, tetapi noise-nya malah meningkat drastis. Selain itu, foto dengan LEDflash ini terlihat seperti berkabut dengan karakter agak bluish atau kebiru-biruan. Warna juga memudar, ini paling terlihat pada daun pepaya.
Salah satu kelebihan lain pada review kamera Xiaomi Mi 4c kali ini adalah hadirnya mode manual. Shutter speed paling lambat yang disediakan smartphone ini hanya 1/2s! ternyata kalah  bila dibandingkan dengan Xiaomi Mi 4i yang mencapai 2s atau Xiaomi Mi4 yang mencapai 32s.

REVIEW KAMERA DEPAN XIAOMI MI 4C

Kamera depan Xiaomi Mi 4c cukup baik dan bisa dikatakan setara dengan Redmi Note 2, karena secara spesifikasi perangkat keras hampirmirip, sama-sama pake sensor OmniVision 5670. Seperti kebanyakan kamera depan lainnya, hasil foto kamera depan Xiaomi Mi 4c ini cenderung soft dan ini mengurangi detail yang dihasilkan.
Secara umum, kamera Xiaomi Mi 4c masih merupakan smartphone dengan kamera 13 megapiksel terbaik di kelasnya. Pada review Xiaomi Mi 4c ini, smartphone tersebut mampu menghasilkan foto yang sangat memuaskan pada kondisi cahaya melimpah.
Hasil jepretan kamera untuk macro juga sangat memuaskan dengan detail yang tinggi. Ketika digunakan di malam hari. Hanya saja, saat menggunakan LED flash, hasilnya kurang memuaskan.

Tuesday, December 22, 2015

REVIEW KAMERA SMARTPHONE XIAOMI REDMI NOTE 2 TEKNOLOGI SENSOR SAMSUNG

REVIEW KAMERA SMARTPHONE XIOMI REDMI NOTE 2

Review Kamera Smartphone Xiaomi Redmi Note 2 – Halo viewer! Kesempatan kali ini, admin membahas review kamera smartphone Xiaomi Redmi Note 2 yang menggunakan teknologi sensor Samsung S5K3M2 yang ditandemkan dengan teknologi phase-detection autofokus! 

Berikut ini hasil review kamera smartphone Xiaomi Redmi Note 2 atau Reno 2 Cekidot gan…

Spesifikasi Teknologi Kamera Xiaomi Redmi Note 2

Pada review kamera Xiaomi smartphone Redmi Note 2 kali ini, jangan berekspektasi terlalu tinggi… Reno 2 tetaplah smartphone 2 juta-an gan., Xiaomi mebekali Redmi Note 2 ini dengan kamera belakang berkekuatan 13 megapiksel dengan teknologi sensor Samsung S5K3M2 berukuran 1/3,06 inci yang dilengkapi dengan teknologi phase-detection autofocus (PDAF).
Teknologi ini mampu meningkatkan kecepatan fokus secara signifikan. Nggak sampai di situ, Xiaomi juga mempersenjatai Redmi Note 2 ini dengan lima elemen lensa dengan aperture f/2.2. Kamera belakang Redmi Note 2 ini ditemani single LED flash untuk membantu memotret di tempat kurang cahaya

Antarmuka Teknologi Kamera Xiaomi Redmi Note 2

Tampilan antarmuka kamera smaartphone Redmi Note 2 ini sama seperti jajaran smartphone Xiaomi lainnya. Saat review kamera Redmi Note 2 ini, admin menggunakan ROM MIUI 7 global versi 7.0.12. Secara umum tampilan antarmuka teknologi kamera Redmi Note 2 yang menggunakan MIUI 7 ini nggak jauh berbeda dengan antarmuka kamera MIUI. 
Antarmuka aplikasi kamera pada Xiaomi Redmi Note 2 ini terdiri dari dua bagian, yakni viewfinder dan panel kontrol pada. Panel kontrol dengan background hitam memang mengusung background hitam dan agak memakan ‘jatah’ viewfinder. Akan tetapi panel tersebut bisa jadi transparan kalau kita set aspek rasio foto dari 4:3 ke 16:9 gan, dengan konsekuensi resolusinya sedikit turun dan menghasilkan foto yang lebar atau wide… Admin sendiri lebih nyaman menggunakan aspek rasio 4:3 dibandingkan yang lebar seperti 16:9.
Sedangkan pada panel kontrol terdapat tombol untuk mengatur LED flash yang berlambang kilat, ketika kita sentuh maka akan muncul opsi Auto, On, dan Off. Kemudian juga terdapat tombol HDR (High Dynamic Range) On atau Off, pengaturan LED flash Off, Auto, dan On, serta tombol switch ke kamera depan. Selain itu, juga terdapat tombol mode video, tombol shutter, dan tombol shortcut untuk mengakses galeri.
Sama seperti smartphone Xiaomi lainnya, aplikasi kamera Xiaomi Redmi Note 2 ini menyediakan fasilitas filter yang dapat diakses dengan menyapu layar dari arah kanan ke kiri. Sedangkan untuk mengakses mode kamera cukup menyapu layar dari kiri ke kanan.

Review Kamera Xiaomi Redmi Note 2

Berdasarkan hasil review kamera Xiaomi Redmi Note 2 yang telah admin lakukan, kemampuan kameranya memang bisa dikatakan bagus untuk kelas Ro 2 juta-an. Admin sudah menggunakan Xiaomi Redmi Note 2 selama kurang lebih 2 minggu dan menjepret pelbagai macam foto.
Akan tetapi kalau pas malam atau cahaya kurang mendukung, serta kadang dipengaruhi oleh obyek foto juga… Kecepatan fokusnya lebih rendah. Meski demikian, kecepatan fokus kamera Redmi Note 2 ini masih di atas rata-rata ponsel di kelasnya. Bisa dikatakan bersaing dengan Alcatel Flash 2.
Lalu bagaimana kualitas jepretan kamera Redmi Note 2? Saat digunakan untuk memotret siang hari yang mana cahaya melimpah ruah… Hasil fotonya mantap, warna yang dihasilkan cukup akurat, tajam, dan karakternya memang agak warm. Mengenai detail, ternyata Redmi Note 2 sama seperti Alcatel Flash 2 gan, detail yang dihasilkan fotonya cenderung standar di kelasnya. Noisenya pas siang hari minim dan fokus kameranya ngebuttt…
Sedangkan pada mode HDR (High Dynamic Range), Admin melihat perbedaan yang cukup signifikan. Bagian bayangan atau shadow pada foto menjadi lebih cerah, warna yang dihasilkan menjadi lebih vivid, dan tajam. Nggak cuma itu, pada mode HDR, beberapa bagian yang overexpose (lihat daun dekat talang/genteng) mampu ditangani dengan baik.
Pada review kamera Xiaomi Redmi Note 2, mode macro menurut Admin merupakan bagian yang paling menonjol. Kemampuan kamera Redmi Note 2 untuk memotet foto macro laik mendapatkan acungan jempol tangan …